TERIMAKASIH atas kunjungan anda di blog ini, beri komentar anda dan Jangan lupa Follow Blog ini. SEMOGA BERMANFAAT

Kamis, 05 Mei 2011

Alexander Graham Bell Bukan Penemu Telepon?

Semua orang tau bahwa Alexander Graham Bell dikenal sebagai penemu telepon dan di catat dalam sejarah dunia, namun pada tanggal 11 Juni 2002 di kongres Amerika Serikat sejarah harus di tulis ulang, karena sesungguhnya orang yang pertama kali menemukan telepon adalah Antonio Meucci bukan Alexander Graham Bell.
Antonio Meucci
Antonio Santi Giuseppe Meucci lahir di San Frediano pada 13 April 1808 dan wafat pada 18 Oktober 1889. Dia adalah seorang penemu berkebangsaan Italia yang penemuannya merupakan alat komunikasi modern yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat sekarang ini untuk kehidupan sosial yaitu telepon.
Antonio Meucci menciptakan telepon pada tahun 1849 dan mematenkan karyanya pada tahun 1871, namun karena kekurangan dana untuk mematenkan karyanya, ia hanya membayar paten sementara yang berlaku untuk setahun dan harus diperpanjang pada tahun selanjutnya.


Meucci mencoba untuk mendemonstrasikan temuannya ini serta membawa model dan segala keterangannya pada wakil ketua perusahaan telegraf Westeren Union. Setiap kali Meucci hendak menemui wakil ketua Westeren Union, Edward B.Grant selalu mengatakan bahwa dia tak ada waktu. Dua tahun kemudian, saat Meucci meminta kembali semua materi telepon di perusahaan tersebut, ternyata mereka hanya mengatakan telah "hilang".

Tiba - tiba setelah sekitar 5 tahun setelah materi penemuan Meucci hilang, pada tahun 1876 Alexander Graham Bell menyandang nama sebagai penemu telepon pertama. Setelah Meucci mengetahuinya, ia memanggil seorang pengacara untuk memprotes pada Kantor Paten Amerika Serikat di Washington. Meucci mengalami kekalahan untuk kasus ini. Setelah adanya permusuhan antara Alexander Graham Bell dengan Western Union baru terungkap bahwa Bell sebelumnya telah menyetujui membayar 20% keuntungan komersil atas "penemuannya" selama 17 tahun kepada Western Union.

Lebih dari seabad Alexander Graham Bell dikenal dunia sebagai penemu telepon. Namun saat ini sejarah telah dicatat ulang, penemu telepon pertama adalah Antonio Santi Giuseppe Meucci.

"Batik" Warisan Budaya Indonesia

Batik adalah kerajinan yang memiliki nilai seni tinggi dan telah menjadi bagian dari budaya Indonesia khususnya di pulau Jawa. Pada jaman dahulu perempuan - perempuan Jawa menjadikan batik sebagai mata pencaharian, oleh karena itu membatik adalah pekerjaan eksklusif bagi perempuan.


Tradisi membatik merupakan tradisi turun temurun, terkadang motif batik dapat dikenali yang berasal dari kalangan keluarga tertentu dan menunjukan status seseorang. Saat ini motif batik tradisional hanya dipakai oleh keluarga Keraton Yogyakarta dan Surakarta.

Sekarang batik mempunyai corak dan warna yang beragam. Corak dan warna batik saat ini banyak dipengaruhi oleh budaya asing, awalnya batik hanya mempunyai corak dan warna yang terbatas dan beberapa jenis corak dan warna batik hanya boleh dipakai oleh kalangan tertentu saja. Namun pada batik tradisonal tetap mempertahankan coraknya, dan masih dipakai dalam upacara-upacara adat, karena biasanya masing-masing corak memiliki perlambangan masing-masing.


Jenis batik terbagi atas 2 bagian, yaitu menurut teknik pembuatannya dan asal mula pembuatan batik.

> Menurut teknik pembuatan batik :

1) Batik tulis adalah kain yang dihias dengan tekstur dan corak batik menggunakan tangan. Pembuatan batik jenis ini memakan waktu kurang lebih 2-3 bulan.


2) Batik cap adalah kain yang dihias dengan teksture dan corak batik yang dibentuk dengan cap yang terbuat dari tembaga. Proses pembuatan batik jenis ini membutuhkan waktu kurang lebih 2-3 hari.


3) Batik lukis adalah proses pembuatan batik dengan cara langsung melukis pada kain putih.


> Menurut asal pembuatan batik :

Di berbagai daerah di Indonesia hampir seluruh daerah mempunyai batik dengan corak dan bentuk masing - masing sesuai dengan daerah batik tersebut. Namun batik lebih dominan berasal dari pulau Jawa, khususnya daerah Jawa ( Jawa tengah, Jawa Barat, Jawa timur ). Batik Jawa mempunyai motif-motif yang berbeda-beda. Perbedaan motif ini biasa terjadi dikarnakan motif-motif itu mempunyai makna, maksudnya bukan hanya sebuah gambar akan tetapi mengandung makna yang mereka dapat dari leluhur mereka, yaitu penganut agama animisme, dinamisme atau Hindu dan Buddha. Batik jawa banyak berkembang di daerah Solo atau yang biasa disebut dengan batik Solo.


Berikut beberapa jenis batik di Indonesia :

Batik Naga
Batik Hokokai
Batik Jawa Baru
Batik Kawung
Batik Jawa Hokokai
Batik Tiga Negri
Batik Dewa - Dewa
Batik Garuda
Batik Obar Abir
Batik Parang Barong
Batik Parang Curiga
Batik Parang Rusak
Batik Primisan
Batik Solo
Batik Tirta Teja
Batik Tulis Tiga Negri